NEWS ROOM -- Kalau biasanya datang saat api berkobar, kali ini petugas dinas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi justru turun tangan memadamkan “api ketakutan” seorang remaja 15 tahun yang ogah disunat. peristiwa unik sekaligus mengundang senyum ini terjadi pada Senin, 5 januari 2025.
Orang tua sang remaja akhirnya angkat tangan dan memilih menelepon Damkar, bukan karena rumah kebakaran, melainkan karena anaknya masih trauma mendengar kata “sunat”.Remaja tersebut merupakan warga kampung Pekopen, desa lambang jaya, kecamatan tambun selatan. saat armada Damkar tiba, situasi tak langsung kondusif.
Sang remaja memilih menghindar, menangis, bahkan sempat “menghilang” demi menyelamatkan diri dari sunat yang dianggapnya lebih menegangkan dari sirene mobil pemadam. petugas damkar pun tak gegabah.

